5G dan Kegunaannya di Masa Depan

 

Jika sekarang anda merasa puas dengan kemampuan ponsel pintar anda yang dapat mengambil foto, dapat melakukan pencarian,  atau berselancar di internet, atau bahkan memainkan musik untuk anda, maka sebentar lagi anda akan merasa bahwa ponsel pintar tersebut sudah tidak bisa lagi memenuhi ekspektasi anda.

 

Teknologi memang menjanjikan kehidupan yang lebih baik, termasuk perkembangan jaringan seluler nirkabel yang  super cepat.

 

Kecepatan internet yang akan lebih 'kencang' dan lebih dapat diandalkan akan dihadirkan di ponsel Anda.

 

Tetapi lebih dari sekedar kecepatan, teknologi 5G akan memenuhi segala ekspektasi anda tentang koneksi yang sangat andal dan cepat, dan itu sangat penting dalam perkembangan teknologi, apalagi jika kita mengacu pada 'virtual reality', mobil otonom, 'smart city', drone untuk pengiriman, dan perangkat yang saling terkoneksi satu sama lain.

 

 

Apa itu 5G?

 

5G adalah generasi penerus dari koneksi broadband.

 

5G umumnya dipandang sebagai teknologi jaringan seluler generasi kelima yang menyediakan akses broadband.

 

Munculnya 5G akan membawa kemampuan baru ke perangkat seluler yang akan memperluas kebutuhan kapasitas penyimpanan. Yang pada tahun 2019 ini bisa mencapai 512 GB. Diproyeksikan pada tahun 2021 akan mencapai 1 terabyte.

 

Kecepatan transmisi data hingga 20 Gbps, dan bandwidth yang memungkinkan koneksi ke banyak perangkat sekaligus termasuk sensor dan perangkat "pintar" lainnya seperti kendaraan otonom.

 

 

Sejarah Perkembangan Teknologi Seluler.

 

Teknologi 1G

 

Teknologi 1G adalah seluler analog.

 

Pada tahun 1981, teknologi seluler analog hanya untuk suara. Tidak menawarkan penyimpanan. Juga tidak ada pemrosesan data pada perangkat.

 

Kecapatan transmisi ada pada 2,4 kilobit per detik (kbps) atau kurang.

 

Jangkauan telepon seluler sangat terbatas. Demikian juga sinyal yang sangat rentan terhadap gangguan.

 

Teknologi 2G

 

Teknologi 2G adalah generasi pertama dari teknologi seluler digital, seperti yang kita dapati pada CDMA, GSM, dan TDMA.

 

Pada tahun 1991, teknologi seluler analog ini beralih ke teknologi seluler digital, yang digunakan untuk komunikasi suara. Juga untuk mengakomodasi pesan teks. Demikian juga kemampuan penyimpanan dan pemrosesan data yang masih sangat minim.

 

Kecepatan transmisi data meningkat hingga 40 kilobit per detik (kbps).

 

Teknologi 3G

 

Teknologi 3G,  membawa kecepatan dari 200 kbps menjadi beberapa megabit per detik, seperti pada EVDO, HSPA, dan UMTS. Ini terjadi pada tahun 1998. Pada saat itu telepon seluler dapat menyimpan data mulai dari 32 Megabit (MB) hingga 16 Gigabit (GB). Dan juga sudah dapat digunakan untuk menjelajah (browsing)  internet.

 

Kecepatan data meningkat menjadi 21,6 Megabit per detik (Mbps).

 

Teknologi 4G

 

Teknologi 4G merupakan lompatan maju berikutnya. Penyimpanan meningkat hingga ratusan megabit dan bahkan kecepatan tingkat gigabit, seperti WiMAX dan LTE. Teknologi 4G ini dimulai pada tahun 2008.

 

Optimalisasi data mendukung streaming video.

 

Memori peyimpanan meningkat menjadi 16GB-256GB, dan kecepatan transmisi meningkat hingga 1 Gigabit per detik (Gbps).

 

Dan.

 

Pada tahun 2019, era 5G dimulai!

 

 

Bagaimana Cara Kerja 5G

 

Seperti jaringan seluler lainnya, jaringan 5G menggunakan sistem situs sel yang membagi wilayahnya menjadi sektor-sektor dan mengirim data yang disandikan melalui gelombang radio. Setiap situs sel harus terhubung ke tulang punggung jaringan, baik melalui koneksi backhaul kabel atau nirkabel.

 

Jaringan 5G menggunakan jenis pengkodean yang disebut OFDM, yang mirip dengan pengkodean yang menggunakan 4G LTE. Antarmuka udara akan dirancang untuk latensi yang jauh lebih rendah dan fleksibilitas yang lebih besar daripada LTE.

 

Sistem baru ini juga dirancang untuk beroperasi pada saluran yang jauh lebih besar daripada 4G, untuk membawa kecepatan yang lebih tinggi.

 

Sebagian besar saluran 4G adalah 20MHz, terikat bersama hingga 160MHz sekaligus. Saluran 5G bisa mencapai 100MHz, bahkan Verizon menggunakan sebanyak 800MHz sekaligus.

 

Jaringan 5G harus jauh lebih pintar dari sistem sebelumnya, karena mereka membuat lebih banyak sel yang lebih kecil yang dapat mengubah ukuran dan bentuk. Bahkan Qualcomm, dengan sel makro yang ada, mengatakan bahwa 5G akan dapat meningkatkan kapasitas empat kali lipat dari sistem saat ini dengan memanfaatkan bandwidth yang lebih luas dan teknologi antena canggih.

 

Tujuannya adalah untuk memiliki kecepatan yang jauh lebih tinggi, dan kapasitas per sektor yang jauh lebih tinggi, pada latensi jauh lebih rendah dari 4G.

 

 

Apa Gunanya Teknologi 5G?

 

Ide-ide untuk melakukan streaming game, cara untuk melakukan rehabilitasi stroke melalui 'Virtual Reality', atau  perban cerdas yang melacak penyembuhan Anda, atau mungkin cara orang tua untuk berinteraksi dengan bayi dalam inkubator. Semua ide ini membutuhkan bandwidth tinggi, latensi rendah. Dan itu hanya dimungkinkan oleh teknologi yang bernama 5G.

 

Pada tahap ini, seperti yang saya sebutkan di awal tulisan ini, ternyata ponsel pintar anda, belum masuk golongan cerdas, untuk bisa mengenali wajah anda, atau menerjemahkan suatu pidato, atau bahkan mengendarai mobil atau menerbangkan drone. Dan inilah yang disebut dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligent).

 

Alasan utama ponsel yang kita gunakan saat ini tidak benar-benar cerdas adalah karena ponsel tersebut belum memiliki kualitas yang sama dengan yang dimiliki pikiran kita, yaitu:  memori dan kecepatan pemrosesan.

 

Kecepatan pemrosesan yang cepat, latensi rendah, bandwidth tinggi, dan kemampuan penyimpanan yang lebih besar yang ditawarkan oleh teknologi nirkabel 5G, pada akhirnya akan membawa kecerdasan pada perangkat seluler, untuk menyaingi otak manusia.

 

***

 

Pada akhirnya, anda akan dapat membeli telepon seluler yang mendukung 5G di tahun 2019 ini.  Vendornya antara lain adalah nama-nama besar yang selama ini menjadi yang terdepan di industri telepon seluler, yaitu: Samsung, Huawei, Xiaomi, LG, dan ZTE.

 

Adapun tipenya ada dalam daftar berikut:

 

Xiaomi Mi Mix 3 5G

LG V50 ThinQ

Huawei Mate X

Samsung Galaxy S10 5G

Samsung Galaxy Fold

ZTE Axon 10 Pro 5G

Telepon OnePlus 5G

 

Selamat menikmati layanan 5G!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *