Swift Code     ---    Pawnshop in Indonesia    ---    english.dabuanbodil.com    ---    Address in Indonesia

Anda Bisa Melihat Penderitaanku, Tapi Anda Tidak Bisa Merasakan Kebahagiaanku.

Anda bisa melihat penderitaanku,
tapi anda tidak bisa merasakan kebahagiaanku.

(Oleh: Murhot Hutagalung)

Menilai seseorang itu mudah. Semudah mengatakannya.
 
Menilai diri sendiri adalah hal tersulit, karena melibatkan ego. Dan sangat jarang seseorang mau menilai dirinya secara fair. Setiap orang cenderung untuk meninggikan nilai sendiri, memberi nilai yang rendah untuk orang lain. Namun jika anda berlaku sebaliknya, pastilah anda seorang bijak.
 

Seperti judul di artikel ini, seseorang lebih cenderung untuk melihat sisi negatif dari orang lain, dan dengan mudah memberi penilaian. Padahal ada pepatah mengatakan, " jangan menilai buku dari sampulnya" yang artinya kira-kira begini, " janganlah menilai seseorang dari pakaiannya atau apapun yang terlihat dari dirinya".
 
Kita bisa dengan sangat mudah melihat kekurangan orang lain, dan sangat jarang memberi pengakuan atas kelebihan orang lain. Sebaliknya kita sering lebih cenderung menganggap apa yang kita lakukan semua adalah hal yang baik, padahal kita sadar, dan sangat sadar bahwa apa yang kita lakukan adalah salah.
 

Bagikan ke teman? Pilih di bawah ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Releated

5G Dan Kegunaannya Di Masa Depan

  Jika sekarang anda merasa puas dengan kemampuan ponsel pintar anda yang dapat mengambil foto, dapat melakukan pencarian,  atau berselancar di internet, atau bahkan memainkan musik untuk anda, maka sebentar lagi anda akan merasa bahwa ponsel pintar tersebut sudah tidak bisa lagi memenuhi ekspektasi anda.   Teknologi memang menjanjikan kehidupan yang lebih baik, termasuk perkembangan […]

Bagikan ke teman? Pilih di bawah ini:

3 Hal Yang Dapat Kita Pelajari Dari Seorang Steve Job (Bagian III)

  Ketiga: Kematian   Ketika berusia 17 tahun, Steve Job pernah membaca sebuah ungkapan yang mengatakan bahwa jika anda hidup setiap hari seperti hari terakhir anda, suatu ketika itu akan benar-benar terjadi.   Tulisan itu membuatnya terkesan, dan, sejak itu, untuk waktu selama 33 tahun, setiap pagi, Steve Job selalu melihat dirinya di depan cermin […]

Bagikan ke teman? Pilih di bawah ini: