Kadang kita tidak tiba di tujuan yang kita mau, tapi percayalah setiap perjalanan memiliki makna.
(oleh: Dabuan Bodil)

Pernahkah anda melakukan perjalanan?
So pasti jawabannya iya.
Apakah anda mempersiapkannya?
Iya harus dong!
Apakah anda tiba di tujuan yang anda inginkan?
Lagi-lagi jawabannya pasti iya.
Jika tidak, maka untuk itulah tulisan ini saya buat.

 

Perjalanan yang saya maksudkan di sini bukanlah sekedar perjalanan fisik dari suatu lokasi ke lokasi yang lain.
 
Pengertian perjalanan dalam tulisan ini lebih ke arah perjalanan hidup secara keseluruhan. Bisa itu cita-cita, ataupun hanya sekedar keinginan biasa.
 
Jika kita membicarakan perjalanan, hasilnya adalah tiba atau tidak tiba. Itu pengertian setiap orang. Namun bagi saya, dan menurut pengertian saya, semua perjalanan akan tiba pada "suatu tempat", yang lagi-lagi menurut pemahaman saya pribadi " tiba di tempat yang kita inginkan" atau " tiba di tempat yang tidak kita rencanakan".
 
Jika kita tiba di tempat yang kita mau, tentu tidak akan menjadi masalah, setidaknya kita tidak akan mempermasalahkannya. Masalah akan timbul jika apa yang kita mau tidak kesampaian alias dalam bahasa sehari-hari: kesasar. Dan kalau kita kesasar, kita pasti kecewa.
 
Daripada memendam rasa kecewa, atau memikirkan "kegagalan" kita untuk mencapai suatu tujuan, mengapa tidak mengambil hikmah akan setiap peristiwa dalam perjalanan yang kita tempuh? Bukankah sebenarnya yang lebih kita utamakan adalah proses, bukan hanya akan hasil yang kita raih. Bisa jadi banyak hal yang lebih menarik yang kita temui dalam "perjalanan" kita daripada tujuan yang kita ingin capai.
 
Jika kita tidak ingin kecewa ada baiknya kita lebih fokus kepada proses daripada kepada hasil.
 

Banyak hal atau peristiwa yang lebih menarik yang dapat kita jadikan sebagai motivasi untuk meraih hasil yang lebih baik. Atau paling tidak untuk mengurangi rasa kecewa yang akan kita rasakan seandainya kita gagal meraih apa yang kita inginkan.
 
Atau kemungkinan lain adalah kita "tiba" di tempat yang tidak kita rencanakan, namun sebenarnya lebih dari harapan kita.
 
Jika hal itu terjadi, apa reaksi anda? Bagaimana anda menyikapinya?

 
***
 
Dalam setiap perjalanan kita pasti tiba pada suatu tempat. Tidak ada kata "tidak sampai". Yang membedakan adalah kita tiba di tempat yang kita mau atau tiba di tempat yang tidak kita rencanakan.
 
Namun tiba di tempat yang tidak kita rencanakan tidak selalu berarti kita gagal, dan bagaimana jika itu lebih dari yang kita rencanakan?

 
***
 
Ketika kita tidak tiba di tujuan yang kita rencanakan, jangan kecewa, karena setiap perjalanan memiliki makna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *