Kita harus merasakan tajamnya 'kerikil' untuk bisa mengerti kehidupan.
(Oleh: Dabuan Bodil)

Pernahkah anda melakukan olah raga pagi dengan berjalan kaki atau berlari?
 
Jika anda pernah, maka setelah olah raga pagi itu badan anda akan terasa segar dan nyaman. Konklusi yang tidak perlu dipertanyakan kebenarannya.

 
Nah yang ingin saya bahas di sini bukanlah anda akan merasa segar atau tidak setelah berolahraga pagi. Yang ingin saya sorot di sini adalah apakah anda melakukan aktifitas tersebut dengan menggunakan sepatu atau tidak.
 
Kebiasaan yang kita lakukan dalam berolahraga adalah melindungi diri kita dari kemungkinan cedera. Nah untuk itu kita menggunakan sepatu. Dan semuanya akan baik-baik saja. Begitu bukan?
 
Kalau demikian halnya, bagaimana seandainya anda berjalan kaki atau berlari pada pagi hari tersebut tanpa menggunakan alas kaki berupa sepatu. Dengan kata lain anda melakukannya dengan kaki telanjang.

 
Anda tidak akan pernah tahu jika anda tidak mencoba. Lupakan mencoba atau tidak mencoba. Mari gunakan nalar, bahwa jika kita berlari atau berjalan kaki tanpa alas kaki pasti akan terasa sakit pada bagian telapak kaki. Kerikil di jalanan akan menusuk bagian telapak kaki anda.
 
Rasa sakit itu akan terasa dalam beberapa kali anda melakukan aktifitas lari pagi tersebut. Jika anda jeli mengamati bahwa rasa sakit itu akan mulai berkurang setelah anda terbiasa. Dan setelahnya anda akan merasa lebih nyaman berlari di pagi hari tanpa menggunakan alas kaki!
 
***
 
Dalam hidup ini, sering kita menghindari hal-hal yang dapat mengurangi rasa nyaman kita. Kita selalu berharap bahwa hidup ini akan selalu ideal, selalu menemukan hal-hal yang baik seperti yang kita harapkan.
 
Namun.
 
Ketidakberuntungan selalu akan ada. "Kerikil" tidak akan bisa dihindari. Sebab kita tidak akan selalu menemukan "aspal mulus" di setiap jalan yang kita tempuh.

 
"Kerikil" dalam kehidupan ini adalah hal yang akan selalu kita temui. Dan tusukan kerikil itu akan terasa menyakitkan. Tapi tanpa "kerikil" kita tidak akan tahu bagaimana rasanya manisnya kehidupan ini. "Kerikil" adalah bumbu yang membuat hidup kita lebih berwarna dan agar kita selalu mensyukuri jalanan mulus yang kita lalui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *